close

√ Bacalah Teks Berikut.” Krisis Air Sudah Terasa Oleh Masyarakat Cekungan Bandung, Seperti Ketika Memasuki Musim Kemarau. Warga Yang Semula Dapat Memenuhi Kebutuhan Air Bakunya Dari Sungai, Kini Sudah Tak Diharapkan Lagi Karena Kualitas Air Yang Semakin Menurun. Mata Air Pun Hanya Tinggalkan Jejak Yang Terabadikan Dalam Topomini, Seperti Nama-nama Geografi Sekolah, Sekelimus, Sekebirus, Dll.Objek Yang Ditanggapi Dalam Teks Tersebut Tentang …. *

Daftar Isi

Bacalah teks berikut.” Krisis air telah terasa oleh masyarakat Cekungan Bandung, mirip tatkala memasuki ekspresi dominan kemarau. Warga yg semula mampu memenuhi kebutuhan air bakunya dr sungai, sekarang telah tak diperlukan lagi karena kualitas air yg kian menurun. Mata air pun cuma tinggalkan jejak yg terabadikan dlm topomini, mirip nama-nama geografi Sekolah, Sekelimus, Sekebirus, dll.Objek yg ditanggapi dlm teks tersebut ihwal …. *

A. tanda-tanda sosial

B. perubahan budaya

C. keadaan lingkungan

D. usulan seseorang

Jawaban:

C. keadaan lingkungan

Penjelasan:

jadikan tanggapan terbaik ya

Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota & rakyat, melahirkan politik “bumihangus”. Rakyat tak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh lawan. Mereka mengungsi ke arah selatan bareng para pejuang. Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil lewat musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan usaha, pada tanggal 24 Maret 1946.

Kolonel Abdul Haris Nasution sebagaiKomandan Divisi III, memberitahukan hasil musyawarah tersebut & memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Hari itu juga, rombongan besar masyarakatBandung mengalir panjang meninggalkan kota.

Bandung sengaja dibakar oleh TRI & rakyat dgn maksud biar Sekutu tak dapat menggunakannya lagi. Di sana-sini asap hitam mengepul membubung tinggi di udara. Semua listrik mati. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran yg paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung, di mana terdapat pabrik mesiu yg besar milik Sekutu. TRI bermaksud merusak gudang mesiu tersebut.

Untuk itu diutuslah cowok Muhammad Toha & Ramdan. Kedua pemuda itu berhasil meledakkan gudang tersebut dgn granat tangan. Gudang besar itu meledak & terbakar, namun kedua cowok itu pun ikut terbakar di dalamnya. Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dlm kota, tetapi demi keamanan maka pada jam 21.00 itu pula ikut keluar kota. Sejak saat itu, kurang lebih pukul 24.00 Bandung Selatan telah kosong dr penduduk & TRI. Tetapi api masih membubung mengkremasi kota. Dan Bandung pun menjelma lautan api.

Pembumihangusan Bandung tersebut ialah langkah-langkah yg sempurna, sebab kekuatan TRI & rakyat tak akan mampu melawan pihak musuh yg berkekuatan besar. Selanjutnya TRI bareng rakyat melakukan perlawanan dengan-cara gerilya dr luar Bandung. Peristiwa ini melahirkan lagu “Halo-Halo Bandung” yg bersemangat mengkremasi daya juang rakyat Indonesia.

Bandung Lautan Api kemudian menjadi ungkapan yg populer setelah kejadian pembakaran itu. Banyak yg bertanya-tanya darimana perumpamaan ini berawal. Almarhum Jenderal Besar A.H Nasution teringat tatkala melakukan konferensi di Regentsweg (sekarang Jalan Dewi Sartika), setelah kembali dr pertemuannya dgn Sutan Sjahrir di Jakarta, untuk memutuskan tindakan apa yg akan dilaksanakan terhadap Kota Bandung sesudah menerima ultimatum Inggris.

“Kaprikornus gue kembali dr Jakarta, sesudah bicara dgn Sjahrir itu. Memang dlm obrolan itu di Regentsweg, di pertemuan itu, berbicaralah siapa pun. Nah, disitu muncul pendapat dr Rukana, Komandan Polisi Militer di Bandung. ia berpendapat, “Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api.” Yang ia sebut lautan api, tetapi sesungguhnya lautan air” (A.H Nasution, 1 Mei 1997)

Istilah Bandung Lautan Api timbul pula di harian Suara Merdeka tanggal 26 Maret 1946. Seorang wartawan muda saat itu, ialah Atje Bastaman, menyaksikan pemandangan pembakaran Bandung dr bukit Gunung Leutik di sekitar Pameungpeuk, Garut. Dari puncak itu Atje Bastaman menyaksikan Bandung yg memerah dr Cicadas hingga dgn Cimindi.

Setelah datang di Tasikmalaya, Atje Bastaman dgn bersemangat secepatnya menulis isu & memberi judul Bandoeng Djadi Laoetan Api. Namun sebab kurangnya ruang untuk goresan pena judulnya, maka judul informasi diperpendek menjadi Bandoeng Laoetan Api.

Tentukan:
1.nilai etika
2.nilai sosial
3.nilai budaya
4.nilai politik
5.nilai pendidikan
6.nilai agama
yg ada saja…thx​

Nilai-nilai yg terdapat dlm teks tersebut, selaku berikut:

  1. Nilai Moral. Contohnya pada kalimat “Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan, pada tanggal 24 Maret 1946.” Artinya, mereka menjunjung tinggi nilai saling menghargai usulan satu sama lain untuk mencapai sebuah keputusan demi kebaikan bersama.
  2. Nilai Sosial. Contohnya pada kalimat “Selanjutnya TRI bersama rakyat melaksanakan perlawanan dengan-cara gerilya dr luar Bandung. Peristiwa ini melahirkan lagu “Halo-Halo Bandung” yg bergairah aben daya juang rakyat Indonesia.” Dalam kalimat ini menggambarkan bagaimana solidaritas yg terjalin antara TRI & rakyat untuk tolong-menolong memperjuangkan hak kemerdekaan rakyat Bandung saat itu.
  3. Nilai Budaya yang mampu ditarik kesimpulan dr teks tersebut yaitu budaya melakukan pekerjaan sama atau bantu-membantu rakyat Indonesia yg hingga saat ini masih terus dipakai dlm menumbuhkan sikap sosial.
  4. Nilai Politik yang terdapat pada teks tersebut yakni tatkala adanya Ultimatum biar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota & rakyat, melahirkan politik “bumihangus”. Ini yakni seni manajemen politik dlm berperang masa itu.
  5. Nilai Pendidikan yang dapat kita simpulkan dr teks tersebut ialah untuk memperoleh suatu kebahagiaan harus dgn ilmu, kerjasama, tanggung jawab, serta rasa kemanusiaan yg tinggi.
  6. Secara tersirat Nilai Agama mencakup nilai tabiat, nilai, sosial, nilai budaya, & nilai pendidikan tersebut.

Penjelasan:

Nilai-Nilai Kehidupan, sebagai berikut:

  1. Nilai agama ialah jenis nilai yg bersumber dr Tuhan Yang Maha Esa. Nilai agama bersifat mutlak, sewenang-wenang, & tak bisa diganggu gugat. Segala sesuatu dlm nilai agama sudah ditetapkan dgn prinsip Ketuhanan.
  2. Nilai sosial yakni jenis nilai yg bekerjasama dgn kodrat insan selaku makhluk sosial.
  3. Nilai moral yaitu jenis nilai yg berkaitan dgn tindakan baik & buruk yg menjadi dasar kehidupan insan & masyarakat.
  4. Nilai budaya ialah jenis nilai yg berkaitan dgn bagian-bagian kebudayaan, yaitu mencakup aliran, kebiasaan, & hasil cipta karya dr manusia. Hal-hal kultural yg diciptakan insan termasuk dlm nilai budaya ini.
  5. Nilai pendidikan adalah nilai yg  mengandung perihal pendidikan, budpekerti, moral & terakhir terdapat nilai baik didalamnya.

Pelajari Lebih Lanjut:

Pembahasan terkait nilai-nilai kehidupan pada link https://sosiologiku .co.id/peran/22565483

#BelajarBersamaBrainly

identifikasi peninggalan sosial budaya bandung Jawa barat

Prasasti tugu jikalau nda salah

berikut ini peninggalan sosial budaya Bandung adalah

Peninggalan sosial budaya kota Bandung adalah:
Museum Barli
Gedung Merdeka
Alun-alun Bandung
Candi Bojongmenje

mas karjo ialah seorang pengusaha kaya & ramah,Dia berasal dr Yogyakarta & tinggal di bandung yg dominan penduduknya yakni suku sunda.Dia di senangi tetangganya karna sering menolong tetangganya yg kesusahan.
Berdasarkan gambaran tersebut,manfaat dr keberagaman yaitu
A.terciptanya masyarakat yg adil & sejahtera
B.lingkungan menjadi sejuk & higienis
C.terciptanya kekerabatan yg serasi di masyarakat
D.masyarakat menjadi malas melakukan pekerjaan

-salah satu bentuk kerjasama dibidang sosial budaya negara lain ialah…
A.festival lagu negara negara ASEAN
B.mendirikan proyek proyek industri
C.mengantarTKI keluar negri
D.mengembangkan keamanan negara​

Jawaban:

1.C

2.A

Penjelasan:

Maaf jikalau salah : )

  √ Program Pemerintah Pemberian Kredit Lunak Dan Penjaminan Kredit Berbasis Komunitas Bertujuan Untuk…