Komunitas (community) berasal dr bahasa Latin (communire) atau (commania) yg artinya memperkuat. Dalam artian ini, kata komunitas pula bermakna persaudaraan, persatuan, kumpulan & masyarakat. Komunitas sosial yakni suatu kelompok teritorial atau teladan struktur sosial dimana komunitas ini bertugas untuk menjaga, menyingkir dari faktor pergeseran sosial & membina korelasi diantara anggotanya dgn fasilitas -sarana sama yg bermaksud untuk meraih tujuan bareng . Komunitas ini yaitu suatu potongan masyarakat yg berbeda dr kerumunan & kolektivitas.
Ciri-ciri Komunitas Sosial:
- Kesatuan hidup tetap & terorganisir
Kumpulan seseorang yg dikatakan selaku komunitas sosial yakni mereka yg memiliki kesatuan hidup manusia yg terstruktur & tetap yg menjadi faktor pendorong terjadinya relasi sosial di dlm penduduk . Hubungan antar anggota di dlm komunitas sosial berjalan dengan-cara intim, akrab, kekeluargaan, saling menolong, saling membantu & saling menghargai satu sama lain antar anggota.
- Bersifat teritorial
Ciri-ciri selanjutnya dr adanya komunitas sosial yaitu dilihat dr daerah tepat anggota dr komunitas sosial tersebut. Sehingga dgn kata lain, komunitas sosial pula mampu disebut sebagai masyarakat lokal & tak mengandung pengertian bahwa komunitas sosial adalah regionaliseme atau kawasan luas seperti kabupaten atau provinsi. Misalnya komunitas sosial di lingkungan RW, RT atau desa.
- Benar-benar ada & positif
Keberadaan komunitas sosial pula harus sungguh-sungguh ada & konkret. Atau dlm artian, komunitas sosial ini dapat dimengerti & dimengerti oleh pihak lain yg biasanya terorganisasi dengan-cara formal & informal.
- Sadar akan keharusan
Setiap anggota komunitas sosial mesti sadar bahwa mereka yaitu kepingan dr komunitas sosial tersebut. Hal yg menunjukkan bahwa seorang anggota mengakui keanggotaannya dapat dilihat dr cara berikut :
- Adanya sikap palsu yg dikerjakan oleh anggota kelompok dr proses sosialisasi
- Setiap anggota cenderung ingin sama dgn orang lain
- Keinginan untuk membela kelompoknya
- Hubungan timbal balik
Terdapat korelasi timbal balik antar anggota di komunitas sosial. Hubungan ini biasanya terjadi relatif tinggi yg berjalan dengan-cara erat karena para anggota saling mengenal dgn baik. Faktor ini pula dipengaruhi oleh kehendak & kemauan tinggi dr para anggota di komunitas sosial tersebut.
- Faktor bareng
Ciri selanjutnya yaitu adanya faktor yg dimiliki bersama sehingga kekerabatan yg terjadi anatar anggota komunitas sosial bertamabah erat. Misalnya faktor nasib, kepentingan, tujuan serta ideologi atau pandangan politik yg sama.
- Struktur, hukum & pola sikap
Setiap anggota kelompok dr komunitas sosial tersebut mempunyai status sosial tertentu. Contoh status sosial yg dimiliki baik itu sederajat maupun tak sederajat saling berkaitan erat & membentuk sebuah struktur. Misalnya komunitas sosial yg umumnya terdiri dr lapisan atas, tengah & bawah. Setiap lapisan ini dikelola oleh aturan mengikat yg berfungsi selaku pedoman wacana peranan sesuai dgn statusnya, hak & kewajibannya, cara bersikap & bertindak dimana hal ini diterangkan pada setiap anggota komunitas sosial.
Jenis-jenis komunitas sosial, yg ada dlm ilmu sosial sebagai berikut:
- Komunitas Pedesaan
Desa adalah suatu wilayah yg diduduki sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat diwabah pimpinan seorang kepala desa. Ini merupakan hasil perpaduan antara insan dgn lingkungannya dimana hasil perpaduannua disebabakan oleh unsur fisiografi, ekonomi, sosial, politik & kultural yg saling berintearksi dgn daerah lain. Philips Ruop menyatakan bahwa dengan-cara sosiologis, desa yaitu :
- Dari sisi geografis & administratif yakni sama
- Nilai sosial yg dianut masyarakat desa yakni sama
- Kegiatannya pula sama misalkan mata pencaharian contohnya di bidang pertanuan
- Corak kehidupan kekeluargaan
- Komunitas Perkotaan
Max Weber mendefinisikan kota selaku suatu tempat yg apabila pedudukl atau masyarakatnya dapat menyanggupi sebagian besar keperluan ekonominya. Sedangkan menurut Wright, kota yaitu suatu pemukiman yg besar,padat, permanen serta dihuni oleh penduduk yg heterogen atau gambaran sebuah wilayah contoh masyarakat multikultural dgn kedudukan sosialnya. Hal ini mengakibat korelasi sosial menjadi longgar, acuh tak acuh & lebih bersifat pribadi. Aspek kehidupan komunitas perkotaan adalah :
- Penduduk atau masyarakatnya memenuhi keperluan ekonominya
- Sebagian besar penduduk berdomisili di tempat-tempat yg dekat dgn perekonomian & pemerintahan
- Struktur kehidupannya terdiri dr keanekaragaman penduduk, ras, etnis & budaya
- Merupakan golongan sekonder seperti pemerintahan atau perekonomian
- Pergaulan penduduknya relatif individualisme sehingga antar individu tak saling mengenal
- Terdapat pemukiman yg terbagi sesuai dgn jenis pekerjaan
- Kesenjangan sosial terlihat jelas
- Pola pikir condong rasional
- Memiliki sifat urbanisme
- Komunitas Religius
Komunitas ini didasarkan pada keagamaan dimana setiap kehidupannya didasari oleh nilai-nilai yg bersumber dr pemikiran agama. Berikut ialah aspek komuitas religius :
- Sikap & perilaku dlm interaksi sosial sesuai dgn norma-norma yg dianut agama
- Simbol dlm busana, tempat ibadah atau benda-benda lain diwarnai aliran agama
- Menyeimbangkan kehidupan dunia & alam baka
- Bertempat tinggal di sekeliling tempat ibadah atau tempat menuntut imu agama
- Komunitas Ekonomi
Komunitas ekonomi merupakan bentuk hidup bareng dimana sebagian besar masyarakatnya fokus pada bidang ekonomi. Mereka saling bekerja sama untuk mengembangkan perekonomian. Masyarakat di komunitas ekonomi ini biasanya sangat jeli dlm memilih keuntungan & kerugian dlm bidang apapun. Aspek-faktor yg menuyusun komunitas ekonomi yaitu :
- Setiap kehidupannya didasari dgn hal-hal yg mempunyai nilai-nilai ekonomi
- Masyarakat di dlm komunitas ekonomi umunya berdomisili di tempat industri, jual beli & jasa
- Apapun keputusan yg diambil oleh mereka haruslah berpegang teguh terhadap prinsip & watak ekonomi
- Apapun yg dilakukan harus selalu memperhitungkan laba & ruginya
Demikian pemjelasan mengenai ciri-ciri komunitas sosial. Semoga kita mampu memperbesar pengetahuan pengetahuan kita khususnya dlm bidang ilmu pengetahuan sosial & berguna di kehidupan selanjutnya.